Bahlil: RI Sulit Jadi Negara Maju Kalau Penghasilan Warganya Rendah

JawaPos.com – Menteri Investasi-Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan, cita-cita Indonesia menjadi negara maju akan sulit terwujud jika masyarakatnya masih berpenghasilan rendah. Sebab, salah satu faktor untuk menjadi negara maju adalah pendapatan masyarakatnya setidaknya sebesar USD 12 ribu per tahun.

Menurutnya, meskipun upah minimum masyarakat Indonesia menjadi Rp 5 juta perbulan pun hal itu sulit untuk terwujud. Artinya, butuh terobosan bagi Indonesia untuk meningkatkan kualitas para pekerjanya agar memiliki penghasilan yang tinggi. ’’Kalau UMR cuma Rp 4 juta, cuma Rp 5 juta, sampai ayam tumbuh gigi nggak akan mungkin dicapai USD 12 ribu itu,” kata Bahlil dalam webinar, Selasa (25/1).

Bahlil menyebut, ada dua cara dalam mencapai pendapatan uang tinggi. Diantaranya, peningkatan kualitas tenaga kerja dan menciptakan pengusaha baru atau enterpreneur, khususnya bagi kalangan anak muda terpelajar alias mahasiswa. “Salah satunya mengubah pola pikir mahasiswa ini dari karyawan harus diubah jadi enterpreneur,” tuturnya.

Namun sayangnya, kata Bahlil, keinginan para mahasiswa saat ini untuk menjadi seorang pengusaha pun sangat kecil. Dari survei kecil-kecilan yang dilakukannya saat masih menjadi Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), hanya sebesar 3 persen mahasiswa Indonesia yang mau jadi pengusaha. “Dari Aceh sampai Papua, itu 83 persen dari totalnya itu pengin jadi karyawan, politisi dan LSM itu 14 persen, yang jadi pengusaha cuma 3 persen,” papar dia. (*)