Kominfo Pastikan Program Pengembangan Startup Digital Lanjut di 2022

JawaPos.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memastikan akan terus berupaya mendorong percepatan ekosistem ekonomi digital Indonesia di 2022.

Untuk itu, Kementerian yang digawangi oleh Johnny G.Plate ini menyatakan akan tetap melanjutkan program Startup Digital dan Digitalisasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk optimalisasi ekosistem ekonomi digital Indonesia tahun ini.

“Untuk memfasilitasi para startup digital, Kementerian Kominfo memiliki program komprehensif dimulai dari level pengenalan terhadap startup hingga business matchmaking,” ujar Juru Bicara Kemenkominfo Dedy Permadi di konferesi pers ‘Mendigitalkan Indonesia: Retropeksi Kominfo 2021 dan Outlook 2022 di Jakarta.

Dedy menjelaskan, level pengenalan bisnis hingga business matchmaking mencakup beberapa program. Pertama, Sekolah Beta yang memberikan literasi mengenai startup, lalu Gerakan 1000 Startup Digital yang memfasilitas inkubasi, dan Startup Studio ID (SSI) yang memfasilitasi product-market-fit.

“Kemudian keempat, Hub.id ini juga akan memfasilitasi business matchmaking dan juga memfasilitasi peluang investasi, serta yang kelima Indonesia Game Developer Exchanges atau IGDX yang memberikan mentorship kepada para pengembang game lokal,” lanjut Dedy.

Sementara itu lewat program Digitalisasi UMKM, Kemenkominfo juga menyiapkan pelaku UMKM untuk dapat menjalankan aktivasi active selling. Selain itu, ada pula pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) dan UMKM dengan fokus di 10 kawasan wisata prioritas.

Menurut Dedy, peserta program telah mendapatkan pelatihan dan starter kit paket data, aplikasi agregator, aplikasi Point-of-Sales (PoS) serta Learning Manangement System.

Kedua program prioritas itu ditargetkan mampu menjangkau 100 ribu peserta di 2022. Dedy juga mengungkap sejumlah tantangan ekonomi digital Indonesia, seperti sumber daya manusia, pembukaan aksas pasar pendaan yang terbatas, dan ekosistem infrastruktur logistik.

“Ini akan menjadi perhatian serius Kementerian Kominfo, sehingga kita bisa bersama-sama dengan ekosistem melakukan optimalisasi ekonomi digital di tahun yang akan datang,” tandasnya.